Kami bertemu pada tahun 2019 di rumah kawan kami yang selalu menjadi Basecamp saat berkumpul. Di sana kami berkenalan karena kebetulan aku dan dia 1 kampus . Padahal sebelumnya, saat di kampus kami tidak pernah saling tegur sapa, hanya saling mengenal nama saja.
Pendekatan
Tahun 2020 Kami semakin dekat satu sama lain. Berawal dari bercanda lalu bertukar cerita dan menghabiskan waktu bersama. Lambat laun, perasaan nyaman itu berubah menjadi sayang yang tidak terduga
Perpisahan
Waktu memisahkan kami 1 tahun lamanya karena prinsipku yang masih labil. Tahun 2021 aku kembali membuka hati untuk Luka lama ku, lalu meninggalkan dia secara tiba-tiba dan ternyata itu adalah keputusan yang salah besar. Luka lama itu justru menusuk ku semakin dalam. Ketika saya mencoba memberikan kesempatan, akhirnya semua itu sia-sia dan kembali ke titik semula. Di Tarik ulur bagaikan layangan dan di tinggalkan untuk ke sekian kalinya. Pada akhirnya saya tidak dengan siapapun.
Pertemuan Kembali
Tapi sungguh Maha Besar dan Maha Baik Tuhan untuk segala rencana indahnya. Pada Malam Tahun Baru 2022 saat Acara Reuni kami berdua di pertemukan kembali dan membuat kami dekat lagi. Hingga kami merasa perasaan yang dulu pernah ada timbul kembali .
Menjalin Hubungan
Tanggal 12 Februari 2022 kami sepakat ingin mencoba menjalin hubungan. Memutuskan untuk saling menyatakan perasaan adalah bagian dari perjalanan kisah kami. Berpacaran selama tiga tahun, tentu saja banyak terpaan badai permasalahan yang menghadang. Tapi kami berhasil melewati segala rintangannya. Hingga pada tanggal 24 April 2024 dia melamarku pada Acara Makan Malam Bersama keluargaku, betapa kaget dan bahagianya hatiku semua perasaan jadi satu dan langsung di berikan lampu hijau oleh kedua orangtuaku. Dan 19 - 24 Juni 2024 keluargaku mengadakan pertemuan keluarga di Surabaya untuk memperkenalkan dia kepada semua keluarga besar disana.
Menikah
Di Tahun ini , 2025 menjadi langkah baru bagi kami untuk membina bahtera rumah tangga. Dengan keyakinan dan kepercayaan bahwa inilah takdir yang Tuhan anugerahkan. Kami sepakat untuk mengikat janji suci dalam biduk pernikahan.